Saturday, 7 October 2017

Puisi Perpisahaan Terbaru dan Terbaik Saat Ini

Puisi Perpisahaan Terbaru dan Populer - Perpisahaan adalah sebuah keadaan yang membuat situasi menjadi cukup sulit. kehidupan tidak akan pernah terlepas dari pertemuan dan perpisahaan. Hidup tidak selamanya sesuai dengan apa yang kita inginkan. hubungan dengan pacar, teman, saudara, suami dan isteri, semua tak pernah tau apa yang akan terjadi. pertemuan dan perpisahaan selalu ada menyelingi setiap relasi yang coba kita bangun. Semua keadaan yang ada sebagai akibat dari perpisahaan pastinya membuat galau. yah... galau istilah sekarang untuk menggambarkan situasi dimana keadaan sedih, sulit, resah, dan gelisah. berawal dari pertemuan, tentunya kita mengharapkan semua akan baik saja dan terus terjalin, namun semua terkadang tidak sejalan dengan apa yang diharapkan. 
perpisahan adalah hal yang sangat sulit diterima bagi manusia, apa lagi dalam urusan percintaan. Berpisah merupakan sesuatu yang berdampak besar bagi kehidupan kita, perpisahaan juga membuat orang yang mengalaminya menjadi “galau”, emosi tidak stabil, bahkan hal terburuk banyak orang yang mencoba bunuh diri akibat perpisahanj.

Kumpulan Puisi Perpisahaan Terbaru


Puisi Perpisahaan


PERPISAHAN

Disaat kita tertawa bersama
Disaat kita meneteskan air mata
Ku lihat itu di sinar mata mu
Dan dari senyuman getir mu

            Engkau bagai kepompong
            Yang terus berkembang bagai kupu-kupu
            Aku disini menunggu dalam bentuk cantik mu
            Kita akan menemani bunga
            Berkejaran di padang rumput

Wahai sahabat ku …
Janganlah engkau menangis
Diatas pesan ku ini
Ingatkah akan janji kita

Kita akan terbang bersama
Mengelilingi dunia fana
Aku akan selalu mengenang mu
Merindukan mu setiap waktu

Kini …
Aku harus menyelami alam ku
Tanpa kamu di sisi ku

Sahabatku …
Tersenyumlah agar aku dapat tenang
Mengarungi duniaku
 SALAM PERPISAHAN
Oleh NN


Kini, hatiku tergores kesedihan
Ketika terucap salam perpisahan
Walau air mataku tak berlinang
Bukan berarti suatu kerelaan
Saat-saat langkah terayun
Jarak kita-pun semakin membentang
Akankah semuanya jadi terkenang
Atau hanyut terbawa gelombang
Bahkan mungkin terkubur oleh waktu dan keadaan
Sobat, dalam hatiku ini
Akan tetap membekas suatu kenangan
Kau sungguh baik, supel dan komunikatif
Siapapun mengenalmu pasti akan merindu
Namun untukku, janganlah kau biarkan
Aku terkulai lemas dalam kehampaan
Karena rasa kangenku yang tidak kau harapkan

CELOTEHAN PENA
Oleh Thiany Sii Grey Cappucino

Dalam puing-puing dedaunan.
Terbawa lamunan nan jauh ke sukma , menebar harum dalam setiap makna.
Jauh ku arungi arti dari sebuah perjumpaan , dalam butiran do’a.
Mencoba untuk bangkit dan terus melangkah tuk mencarinya__sebuah perjumpaan.
Denyut nadi tak bisa berhenti.
Berhenti dalam goresan dan peluh rasa ingin tahu.
Dari sebuah titik menjelmalah menjadi garis yang berlalu-lalang.
Itulah seumpamanya.
Berawal dari sebuah perjumpaan yang berkembang menjadi kebersamaan,
Yap...lebih tepatnya sebuah keakraban.
Lajur kehidupan memang di takdirkan untuk berputar , begitu pula alur cerita ini__perjumpaan.
Sekian Lama tinggal di bukit suka.
Kini aku terjatuh , jatuh ke dalam lembah duka yang penuh kesakitan.
Dari rasa sakit aku mencoba tepis rasa yang tak bersahabat itu__duka dan sakit.
Tertatih , tapi bukan seras pedih
Selayaknya mentari yang selalu menyinari , aku masih terus berfikir.
Akankah sebuah perjumpaan akan menemui sebuah perpisahan ??
Suara hati mengerutkan fikiranku untuk terus berlalu membawa angan.
Malam berlalu.......
Angin pun ikut terbawa oleh suasana hatiku , angin bagaikan bahagiaku.
Tatkala suara petir membentak jantungku menghentikan serasa denyut nadi ini,petir bagaikan dukaku.
Hingga petir menurunkan titahnya pada hujan yang turun , hujan bagaikan tangisanku.
Bagian dari suasana hatiku.
Hujan berhenti.....Tahukah kau bintang....?
Tersadar akan ini , tak perlu terluka dalam nestapa , bahagiaku dengan manja.
Aku merasa cukup dengan semua itu__perjumpaan dan keakraban.
Walau manakala kata “perpisahan” mengglegar di telingaku , aku mencoba tuk tetap tersenyum walau dalam paksaan.
Namun,,,,Kini ku menyadari...
Di dunia ini.........
Sebuah perjumpaan sangatlah mustahil tuk tetap abadi,
Begitu pula sebaliknya...
Sebuah perpisahan juga sangat mustahil tuk tetap abadi.
Awal adalah akhir Dan akhir adalah awal .
Semua yang berawal adalah akhir Dan semua yang berakhir adalah awal

Artikel Terkait